Show simple item record

dc.contributorBADAN LITBANGKES KEMENKESid-ID
dc.creatorBarodji, Barodji; Vector Control Research Unit, Health Ecology Research Centre, National Institute of Health Research and Development, Salatiga
dc.creatorNalim, Sustriayu; Vector Control Research Unit, Health Ecology Research Centre, National Institute of Health Research and Development, Salatiga
dc.creatorB., Damar T.; Vector Control Research Unit, Health Ecology Research Centre, National Institute of Health Research and Development, Salatiga
dc.creatorS., Hadi; Vector Control Research Unit, Health Ecology Research Centre, National Institute of Health Research and Development, Salatiga
dc.creatorSumardi, Sumardi; Vector Control Research Unit, Health Ecology Research Centre, National Institute of Health Research and Development, Salatiga
dc.date2012-09-13
dc.date.accessioned2019-12-16T09:28:59Z
dc.date.available2019-12-16T09:28:59Z
dc.identifierhttp://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/BPK/article/view/465
dc.identifier10.22435/bpk.v17i4 Des.465.
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/handle/123456789/80366
dc.descriptionLambdacyhalothrin (Icon, OMS-3021) suatu racun serangga baru kelompok pirethroid sinthethis telah dinilai terhadap populasi vektor malaria Anopheles aconitus yang sudah resisten terhadap DDT di Jawa Tengah. Dua formulasi, yaitu 10% EC masing-masing diaplikasikan dengan penyemprotan rumah dosis 25 mg/m2 dua kali, pada bulan Februari dan Juli 1987. Hasil penilaian dengan penangkapan nyamuk menunjukkan bahwa formulasi 10% WDP adalah lebih efektif dari formulasi 5% EC. Penyemprotan pertama menggunakan 10% WDP efektif selama 3 minggu dan formulasi 5% EC efektif 1 minggu untuk menekan jumlah vektor yang menggigit orang. Jumlah vektor yang istirahat di kandang, di dalam dan di luar rumah masing-masing dapat ditekan selama 9 minggu pada semua penyemprotan. Pada penyemprotan siklus kedua efektivitas formulasi 10% WDP meningkat men­jadi sekitar 11 minggu) pada semua parameter, sedang penyemprotan kedua 5% EC efektivitasnya sama seperti pada penyemprotan pertama. Hasil kontak bioassay kedua formulasi tersebut pada penyemprotan pertama menunjukkan bahwa kematian nyamuk > 70% pada permukaan kayu lebih lama (19 minggu untuk 10% WDP dan 15 minggu untuk 5%o EC) bila dibanding dengan permukaan bambu (9 minggu untuk 10% WDP dan 5 minggu untuk 5%> EC). Pada penyemprotan kedua, umur residu yang efektif lebih lama bila dibanding penyemprotan pertama. Sampai akhir penilaian (21 minggu) kematian nyamuk masih > 70%. Daya bunuh kontak tidak langsung kedua formulasi lambdacyhalothrin adalah sangat lemah, kematian nyamuk 1 minggu setelah penyemprotan hanya 8,00% untuk 10% WDP dan 9,18% untuk 5% EC.id-ID
dc.formatapplication/pdf
dc.languageid
dc.publisherBadan Penelitian dan Pengembangan Kesehatanen-US
dc.rightsThe Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Buletin Penelitian Kesehatan (Bulletin of Health Research) and Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (National Institute of Health Research and Development) as publisher of the journal.Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc. , will be allowed only with a written permission from Buletin Penelitian Kesehatan (Bulletin of Health Research) and Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (National Institute of Health Research and Development).Buletin Penelitian Kesehatan (Bulletin of Health Research) and Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (National Institute of Health Research and Development), the Editors and the Advisory International Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal.
dc.sourceBuletin Penelitian Kesehatan; Vol 17, No 4 Des (1989)en-US
dc.subjectHealth; Kesehatanid-ID
dc.subjectLambdacyhalothrin; Malaria Vector; Anopheles Aconitusid-ID
dc.subjectid-ID
dc.titleVILLAGE-SCALE TRIAL OF LAMBDACYHALOTHRIN (ICON, OMS-3021) FOR CONTROL OF THE MALARIA VECTOR ANOPHELES ACONITUS IN CENTRAL JAVAid-ID
dc.typeid-ID
dc.typeen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record