Show simple item record

dc.contributorBADAN LITBANGKES KEMENKESid-ID
dc.creatorGandahusada, S.; National Institute of Health Research and Development
dc.creatorDennis, D. T.; U.S. Naval Medical Research Unit No. 2, Jakarta Detachment, Indonesia
dc.creatorSaroso, J. Sulianti; National Institute of Health Research and Development
dc.creatorSimanjuntak, C. H.; National Institute of Health Research and Development
dc.creatorOlson, J.; U.S. Naval Medical Research Unit No. 2, Jakarta Detachment, Indonesia
dc.creatorLee, V.; U.S. Naval Medical Research Unit No. 2, Jakarta Detachment, Indonesia
dc.creatorNalim, S.; National Institute of Health Research and Development
dc.creatorBudiarso, I.; National Institute of Health Research and Development
dc.creatorSukaeri, Sukaeri; U.S. Naval Medical Research Unit No. 2, Jakarta Detachment, Indonesia
dc.creatorSuryatman, Suryatman; U.S. Naval Medical Research Unit No. 2, Jakarta Detachment, Indonesia
dc.creatorSimanjuntak, Simanjuntak; Directorate General for Communicable Disease Control, Ministry of Health
dc.creatorSuwasono, H.; National Institute of Health Research and Development
dc.date2012-09-18
dc.date.accessioned2019-12-16T09:30:27Z
dc.date.available2019-12-16T09:30:27Z
dc.identifierhttp://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/BPK/article/view/601
dc.identifier10.22435/bpk.v12i2 Jun.601.
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/handle/123456789/80499
dc.descriptionTelah dilakukan pemeriksaan secara laboratoris terhadap kesehatan transmigran yang berasal dari Jawa sebelum (1976) dan kurang lebih 2 tahun (1978) sesudah mereka menempati daerah transmigrasi Way Abung III, Lampung. Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui penyakit-penyakit yang mengancam mereka di daerah barunya. Pemeriksaan telah dilakukan terhadap sediaan darah yaitu untuk mengetahui adanya parasit malaria dan mikrofilaria, sedangkan pemeriksaan serologis untuk mengetahui adanya infeksi arbovirus, scrub dan murine typhus. Pemeriksaan tinja dilakukan hanya pada tahun 1976 untuk mengetahui adanya parasit usus. Dari hasil pemeriksaan tadi ditemukan bahwa prevalensi malaria meningkat dari 0,2% (1976) menjadi 10% (1978), sedangkan mikrofilaria rate sebelum dan sesudah pemindahan tetap 0. Hasil pemeriksaan tinja terhadap transmigran sebelum tiba di Lampung menunjukkan prevalensi Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura dan cacing tambang berturut-turut sebesar 46%,, 28%, dan 80%. Serologis hemagglutination inhibition (HI) antibody positive terhadap Japanese encephalitis (JE) virus naik dari 43,3%, menjadi 74,2%, sedangkan prevalensi HI antibody positive terhadap chikungunya (CHIK) virus tetap sama yaitu 3,5% sebelum dan 2,9% sesudah pemindahan. Prevalensi positif fluores-cent antibody test(FAT) terhadap scrub dan murine typhus juga tidak ada perubahan yaitu 4,0% sebelum dan 3,4% sesudah pemindahan untuk scrub typhus dan 13,7%, sebelum dan 13,8% sesudah pemindahan untuk murine typhus. Dari hewan-hewan yang terdapat di Way Abung IH, serologis positif HI antibody kambing mempunyai prevalensi tertinggi (3%) terhadap arbovirus Group A (alpha virus) dan sapi ter­tinggi (35%) terhadap arbovirus Group B (flavivirus). Vektor-vektor potensial malaria, filariasis, scrub dan murine typhus, dan arbovirus infeksi dapat dijumpai di daerah transmigrasi Way Abung III, Lam­pung. Kecuali malaria ditarik kesimpulan bahwa diperlukan paired data untuk prevalensi cacing-cacing dan prevalensi serologis positif antibody terhadap arbovirus untuk memastikan apakah Way Abung lebih berbahaya daripada daerah asal transmigran.id-ID
dc.formatapplication/pdf
dc.languageid
dc.publisherBadan Penelitian dan Pengembangan Kesehatanen-US
dc.rightsThe Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Buletin Penelitian Kesehatan (Bulletin of Health Research) and Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (National Institute of Health Research and Development) as publisher of the journal.Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc. , will be allowed only with a written permission from Buletin Penelitian Kesehatan (Bulletin of Health Research) and Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (National Institute of Health Research and Development).Buletin Penelitian Kesehatan (Bulletin of Health Research) and Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (National Institute of Health Research and Development), the Editors and the Advisory International Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal.
dc.sourceBuletin Penelitian Kesehatan; Vol 12, No 2 Jun (1984)en-US
dc.subjectHealth; Kesehatanid-ID
dc.subjectTransmigrant; Diseasesid-ID
dc.subjectid-ID
dc.titleINFECTIOUS DISEASE RISKS IN THE TRANSMIGRATION AREA, WAY ABUNG III, LAMPUNG PROVINCEid-ID
dc.typeid-ID
dc.typeen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record