Show simple item record

dc.contributorBadan Litbangkes Kemenkesid-ID
dc.creatorDjaja, Sarimawar; Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan Rl
dc.creatorPangaribuan, Lamria; Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan Rl
dc.creatorAfifah, Tin; Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan Rl
dc.creatorKosen, Soewarta; Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan Rl
dc.creatorRao, C.; School Population Health, University of Queensland, Brisbane
dc.date2012-11-18
dc.date.accessioned2019-12-17T02:18:23Z
dc.date.available2019-12-17T02:18:23Z
dc.identifierhttp://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/hsr/article/view/1963
dc.identifier10.22435/bpsk.v12i2 Apr.1963
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/handle/123456789/81785
dc.descriptionStatistik kematian sangat penting untuk memberikan informasi dasar tentang kesehatan masyarakat. Di Indonesia, pencatatan dan pelaporan penyebab kematian masih merupakan masalah, disebabkan antara lain belum adanya standardisasi pelaporan kejadian kematian di rumah sakit (RS) dan di rumah. Pada tahun 2005, Badan Litbangkes berkolaborasi dengan WHO dan SPH, University of Queensland mengembangkan Sertifikat Medis Penyebab Kematian(SMPK) untuk Provinsi DKI Jakarta berdasarkan ICD-10. Penggunaan SMPK oleh rumah sakit ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Propinsi DKI Jakarta No. 3942/2006. Uji coba dilakukan dengan melatih dokter mengenai konsep underlying cause of death (UCOD) untuk mengisi SMPK, dan memeriksa setiap SMPK dari pasien rawat inap yang meninggal di RS Saint Carolus dan Pasar Rebo sepanjang tahun 2007. Pemeriksaan terhadap jumlah kelengkapan, dan keakuratan pengisian SMPK oleh dokter dilakukan oleh peneliti Badan Litbangkes. Hasil menunjukkan bahwa tanggapan dokter mengisi SMPK di Saint Carolus lebih baik daripada di Pasar Rebo (791 vs 321 SMPK). Dikedua RS kira-kira90 persen keterangan tentang selang waktu sakit sampai meninggal tidak diisi. Beberapa hal yang tidak akurat seperti mode of dying yaitu respiratory failure (J96.9), cardiac arrest (146. 9), dan pneumonia unspecified (J18) dicatat sebagai penyebab kematian. Untuk meningkatkan kualitas pencatatan penyebab kematian, semua dokter harus diberikan pelatihan penyegaran, dan diinformasikan mengenai hal-hal yang tidak akurat yang harus dihindari sebagai UCOD sesuai konsepICD-10. Perekam medis juga harus dilatih khusus untuk pengkodean dan penentuan UCOD final dengan menggunakan Medical Mortality Data System. Kata kunci: Uji Coba, Sertifikat Medis Penyebab Kematianid-ID
dc.formatapplication/text-plain:formatted
dc.languageid
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Humaniora dan Manajemen Kesehatanen-US
dc.rightsThe Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Bulletin of Health System Research, and Center of Research and Development for Humaniora and Health Management as publisher of the journal.Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc. , will be allowed only with a written permission from Bulletin of Health System Research, and Center of Research and Development for Humaniora and Health Management.Bulletin of Health System Research, and Center of Research and Development for Humaniora and Health Management, the Editors and the Advisory International Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal.
dc.sourceBuletin Penelitian Sistem Kesehatan; Vol 12, No 2 Apr (2009)en-US
dc.sourceBuletin Penelitian Sistem Kesehatan; Vol 12, No 2 Apr (2009)id-ID
dc.titleTRIAL OF MEDICAL CERTIFICATE OF CAUSE OF DEATH (SMPK) TO IMPROVE THE QUALITY OF RECORDING AND REPORTING HOSPITALS MORTALITY DATA IN JAKARTA, YEAR 2007id-ID
dc.typeen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record