Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorDhewantara, Pandji Wibawa
dc.creatorDinata, Arda
dc.date2015-07-23
dc.date.accessioned2019-12-17T08:42:25Z
dc.date.available2019-12-17T08:42:25Z
dc.identifierhttp://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/blb/article/view/4148
dc.identifier10.22435/balaba.v11i1.4148.1-8
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/handle/123456789/82502
dc.descriptionSalah satu faktor risiko kejadian DBD di antaranya adalah ketersediaan kontainer tempat perkembangbiakan vektor. Tahun2012 dilakukan survei observasional analitik dengan pendekatan potong lintang pada 100 rumah penderita DBD di KotaBanjar. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat risiko penularan DBD melalui pendekatan analisis Maya Index. Datayang dikumpulkan meliputi jenis, jumlah kontainer, dan jumlah kontainer mengandung larva Aedes sp. Kontainer yangditemukan dikategorikan menjadi Controllable Container dan Disposable Container untuk mengetahui Breeding Risk Index(BRI) dan Hygene Risk Index (HRI). Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui proporsi jumlah dan jenis kontainer.Maya index diperoleh dari hasil pengkategorian rasio BRI dan HRI. Container Index dan Breteau Index dihitung untukmengetahui kepadatan larva. Hasil pengamatan ditemukan sebanyak 915 kontainer yang terdiri dari jenis controllablecontainers (93%) dan disposable containers (7%). Jenis kontainer yang dominan adalah tempayan tanah liat (15,52%), bakair (14,35%), pot bunga (48,47%), dan penampung air pada dispenser (7%). Larva Aedes sp. banyak ditemukan pada bak air(48,57%) dan penampung air pada dispenser (22,86%). Sementara, botol bekas (35,3%) dan kaleng bekas (26,1%)merupakan jenis disposable container yang paling banyak ditemukan. Analisis menunjukkan sebagian besar rumahberkategori BRI tinggi (93%) dan HRI rendah (92%). Berdasarkan Maya Index, rumah penderita termasuk dalam kategoririsiko sedang (97%) dengan CI dan BI masing-masing sebesar 3,85% dan 35. Studi ini menyimpulkan bahwa sebagian besarrumah penderita masih memiliki potensi penularan infeksi virus Dengue.Kata kunci: DBD, risiko perkembangbiakan larva, kontainer, indeks risiko kebersihan, Maya Indexen-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageen
dc.publisherVector and Animal Borne Disease Control Unit of Banjarnegaraen-US
dc.rightsThe Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to BALABA and Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (National Institute of Health Research and Development) as publisher of the journal.Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc. , will be allowed only with a written permission from BALABA and Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (National Institute of Health Research and Development).BALABA and Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (National Institute of Health Research and Development), the Editors and the Advisory International Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal.Click here to download Copyright Transfer Form.
dc.sourceBalaba; Vol 11, No 1 JUNE (2015); 1-8id-ID
dc.sourceBALABA: JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA; Vol 11, No 1 JUNE (2015); 1-8en-US
dc.subjecten-US
dc.titleTHE MAYA INDEX ANALYSIS ON DENGUE PATIENT HOUSEHOLD IN BANJAR CITY, 2012en-US
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record