Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorAriati, Jusniar; Pusat Teknologi Intervensi Kesehatan Masyarakat
dc.creatorMusadad, Dede Anwar; Pusat Teknologi Intervensi Kesehatan Masyarakat
dc.date2015-03-25
dc.date.accessioned2019-12-17T10:24:14Z
dc.date.available2019-12-17T10:24:14Z
dc.identifierhttp://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/jek/article/view/3831
dc.identifier10.22435/jek.v11i4 Des.3831.279 - 286
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/handle/123456789/82916
dc.descriptionDemam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) merupakan penyakit akut, bersifat endemik dan secara periodik dapat mendatangkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Sejak pertama kali ditemukan tahun 1968 di Indonesia, penyebaran penyakit ini dengan cepat terjadi ke berbagai daerah. Peningkatan jumlah kasus di Indonesia selama ini terjadi pada saat musim hujan dikarenakan temperatur bumi yang semakin meningkat. Perubahan pola suhu dan curah hujan dapat menyebabkan nyamuk memperluas tempat perkembiakannya, hal ini disebabkan karena nyamuk berkembang biak dengan cepat. Kejadian DBD di Kota Batam pada tahun 2007 sebesar 157,9 per 100.000 penduduk, 153,5 per 100,000 penduduk pada tahun 2008; 136,2 per 100,000 penduduk pada tahun 2009: 29,5 per 100,000 penduduk tahun 2010 and 59,43 per 100,000 penduduk pada tahun 2011. Faktor iklim yaitu faktor iklim yaitu curah hujan, suhu, hari hujan dan kelembaban terhadap kejadian DBD di Kota Batam, Propinsi Kepulauan Riau. Disain studi ini merupakan studi retrospektif. Data iklim dikumpulkan dari kantor BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), sedangkan data kejadian DBD didapat dari Dinas Kesehatan Kota Batam selama tahun 2001-2011. Data dianalisis dengan analisis regresi linier menurut Colton. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kejadian DBD dengan suhu dan curah hujan walaupun tidak terlalu kuat. Nilai r antara kejadian DBD dan suhu udara adalah 0,31, sedangkan curah hujan sebesar 0,26. Hasil analisis antara kejadian DBD terhadap hari hujan dan kelembaban didapatkan nilai r = 0,07 dan r = 0,11 artinya tidak terdapat hubungan dengan kejadian DBD di Kota Batam.en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageen
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakaten-US
dc.rightsProposed Creative Commons Copyright Notices1. Proposed Policy for Journals That Offer Open AccessAuthors who publish with this journal agree to the following terms:Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (SeeThe Effect of Open Access).Proposed Policy for Journals That Offer Delayed Open AccessAuthors who publish with this journal agree to the following terms:Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (SeeThe Effect of Open Access).
dc.sourceJurnal Ekologi Kesehatan; Vol 11, No 4 Des (2012); 279 - 286en-US
dc.sourceJurnal Ekologi Kesehatan; Vol 11, No 4 Des (2012); 279 - 286id-ID
dc.titleKEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DAN FAKTOR IKLIM DI KOTA BATAM, PROVINSI KEPULAUAN RIAUen-US
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record