Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorSabatini, Kristina; Program Magister Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia
dc.creatorInayah, Tutik; Epidemilog Kesehatan Puskesmas Samigaluh II Kabupaten Kulon Progo
dc.date2015-04-06
dc.date.accessioned2019-12-17T10:32:33Z
dc.date.available2019-12-17T10:32:33Z
dc.identifierhttp://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/kespro/article/view/3928
dc.identifier10.22435/kespro.v3i1 Apr.3928.38-45
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/handle/123456789/83302
dc.descriptionLatar belakang:Angka kematian ibu belum menunjukkan penurunan signifikan di Provinsi Banten.Provinsi ini menjadi salah satu dari enam provinsi dengan kematian ibu tertinggi di Indonesia.Berdasarkan data profil kesehatan di Provinsi Banten tahun 2010, menunjukkan bahwa kematian ibu tertinggi berada pada masa persalinan akibat komplikasi. Tujuan: Mengetahui determinan komplikasi persalinan pada ibu di Provinsi Banten tahun 2007. Metode:Penelitian ini menganalisis data survei demografi dan kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007 dengan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah ibu usia 15-49 tahun yang pernah melahirkan anak dalam kurun lima tahun terakhir sebelum survei di Provinsi Banten, sebesar 561 ibu. RR diperoleh melaluianalisiscox regression. Hasil:Ibu pernah menikahusia 15-49 tahun yang mengalami komplikasi persalinan di Provinsi Banten sebesar 43 persen. Penolong persalinan merupakan faktor protektif, ibu yang persalinannya ditolong oleh tenaga kesehatan dapat mengurangi risiko untuk terjadinya komplikasi persalinan (RR 0,63; 95%CI 0.5030.792). Kesimpulan:Kejadian komplikasi persalinan masih tinggi di Provinsi Banten. Persalinan lama menjadi jenis komplikasi persalinan terbanyak.Salah satu determinan komplikasi persalinan adalah penolong persalinan.  Kata kunci:Komplikasi, persalinan, penolong persalinanen-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageen
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakaten-US
dc.rightsAuthors who publish with Jurnal Kesehatan Reproduksi (Journal of Reproductive Health) agree to the following terms:Authors retain copyright and grant Jurnal Kesehatan Reproduksi right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to remix, adapt, build upon the work non-commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Reproduksi (Journal of Reproductive Health).Authors are permitted to copy and redistribute the journal's published version of the work non-commercially (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Reproduksi (Journal of Reproductive Health).
dc.sourceJurnal Kesehatan Reproduksi; Vol 3, No 1 Apr (2012): Jurnal Kesehatan Reproduksi Vol. 3 No. 1 Tahun 2012; 38-45en-US
dc.sourceJurnal Kesehatan Reproduksi; Vol 3, No 1 Apr (2012): Jurnal Kesehatan Reproduksi Vol. 3 No. 1 Tahun 2012; 38-45id-ID
dc.titleDETERMINAN KOMPLIKASI PERSALINAN PADA IBU PERNAH MENIKAH USIA 15-49 TAHUN DI PROVINSI BANTEN TAHUN 2007en-US
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record