Show simple item record

dc.contributorNIHRDid-ID
dc.creatorNugroho, Arief
dc.creatorTrapsilowati, Wiwik; B2P2VRP
dc.creatorYuliadi, Bernadus; B2P2VRP
dc.creatorIndriyani, Siska; B2P2VRP
dc.date2018-12-31
dc.date.accessioned2019-12-17T10:45:25Z
dc.date.available2019-12-17T10:45:25Z
dc.identifierhttp://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/vk/article/view/8568
dc.identifier10.22435/vk.v10i2.8568.91-96
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/handle/123456789/83690
dc.descriptionLeptospirosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira sp. Leptospirosis menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kasus leptospirosis di Kabupaten Tangerang tahun 2015 mengalami peningkatan kasus di mana kasus terbanyak salah satunya di wilayah Puskesmas Kronjo. Faktor lingkungan berpengaruh terhadap penyebaran penyakit leptospirosis salah satunya faktor biotik. Tujuan penelitian menganalisis hubungan faktor lingkungan biotik terhadap kejadian leptospirosis di Kabupaten Tangerang. Penelitian dilakukan secara cross sectional dengan pendekatan observasi lokasi, dan observasi secara kuisioner lingkungan biotik rumah penduduk. Data yang dikumpulkan meliputi adanya keberadaan hewan peliharaan di rumah, dan tanaman di sekitar rumah. Data keberhasilan penangkapan tikus dilakukan dengan penangkapan tikus di lokasi. Data dianalisis secara deskriftif dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya tanaman (OR = 1,103; 95% CI= 0,987-1,234; p = 0,579) dan hewan peliharaan (OR = 0,567; 95% CI= 0,47-6,895; p = 0,653) bukan merupakan faktor resiko lingkungan biotik dalam kejadian luar biasa leptospirosis. Tingginya trap success di lokasi penelitian dapat merupakan resiko potensial untuk kejadian leptospirosisid-ID
dc.formatapplication/pdf
dc.formatapplication/pdf
dc.languageid
dc.publisherBalai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatigaen-US
dc.rightsThe Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to VEKTORA and Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit (Institute of Vector and Reservoir Control Research and Development) as publisher of the journal. Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc. , will be allowed only with a written permission from VEKTORA (Journal of Vector Borne and Reservoir Diseases) and Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit (Institute of Vector and Reservoir Control Research and Development). VEKTORA (Journal of Vector Borne and Reservoir Diseases) and Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit (Institute of Vector and Reservoir Control Research and Development), the Editors and the Advisory International Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal.
dc.sourceVektora : Jurnal Vektor dan Reservoir Penyakit; Vol 10, No 2 (2018); 91-96en-US
dc.sourceVektora; Vol 10, No 2 (2018); 91-96id-ID
dc.subjectid-ID
dc.titleFAKTOR LINGKUNGAN BIOTIK DALAM KEJADIAN LUAR BIASA LEPTOSPIROSIS DI KABUPATEN TANGERANG, BANTEN, INDONESIAid-ID
dc.typeen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record