Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorLamid, Astuti
dc.date2018-12-25
dc.date.accessioned2019-12-17T10:49:03Z
dc.date.available2019-12-17T10:49:03Z
dc.identifierhttp://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/mgmi/article/view/9546
dc.identifier10.22435/mgmi.v4i2.9546.73-83
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/handle/123456789/83921
dc.descriptionIbu hamil yang menderita Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) mempu­nyai risiko tinggi untuk melahirkan bayi dengan hipotiroid kongenital. Saat ini pro­gram penanggulangan GAKI menggunakan iodisasi garam dan kapsul iodium dosis tinggi (iodiol) tidak lagi diberikan untuk ibu hamil di daerah endemik. Pe­nelitian ini untuk mempelajari efikasi iodium dosis rendah ditambah beta karoten pada perbaikan serum TSH neonatal. Lokasi penelitian di enam puskesmas ende­mik di Kabupaten Magelang. Desain penelitian adalah kuasi eksperimen dengan sampel ibu hamil trimester pertama dan tidak hipertiroid. Sampel dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan: kelompok dosis tinggi (200 mg iodium), kelompok dosis rendah (30 mg iodium) dan dosis rendah ditambah beta karoten (30 mg iodium ditambah 30 mg beta-karoten). Pemberian dilakukan melalui suplemen dalam bentuk kapsul selama enam bulan selama kehamilan. Data yang dikumpulkan adalah serum Thyroid Stimulating Hormone (TSH), Free T4 dan vitamin A, he­moglobin, sosial ekonomi, lingkar lengan atas, asupan gizi, asupan sianida, dan pengetahuan GAKI, dan dari bayi: TSH neonatal. Data dianalisa menggunakan uji anova, kai kuadrat dan regresi logistik. Penelitian menunjukkan bahwa setelah enam bulan intervensi, kadar serum TSH ibu nifas dalam kelompok dosis rendah ditambah beta karoten, kelompok dosis rendah dan dosis tinggi menurun sekitar 1,74 μU/ml; 1,59 μU/ml dan 1,39 μU/ml. Ibu hamil yang menerima dosis rendah ditambah beta karoten secara signifikan memiliki risiko lebih rendah untuk memi­liki bayi dengan TSH neonatal yang tidak normal dibandingkan dengan ibu hamil yang mendapat dosis tinggi (p <0,05; OR = 0,31, 95% Cl OR 0.11 -0.86).en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageen
dc.publisherBalai Penelitian dan Pengembangan Gangguan Akibat Kekurangan Iodiumen-US
dc.rightsMedia Gizi Mikro Indoesia (MGMI) Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supporting a greater global exchange of knowledge.All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download.  We are continuously working with our author communities to select the best choice of license options, currently being defined for this journal as follows:• Creative Commons Attribution (CC-BY-SA)The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to MGMI Journal and Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (National Institute of Health Research and Development) as publisher of the journal.  
dc.sourceMedia Gizi Mikro Indonesia; Vol 4, No 2 (2013): Edisi Juni 2013; 73-83id-ID
dc.sourceMedia Gizi Mikro Indonesia; Vol 4, No 2 (2013): Edisi Juni 2013; 73-83en-US
dc.subjectEfficacy, low dose, high dose, beta carotene, TSH.en-US
dc.titleEFIKASI IODIUM DOSIS RENDAH DITAMBAH BETA KAROTEN PADA IBU HAMIL TERHADAP TSH NEONATAL DI DAERAH ENDEMIK GAKIen-US
dc.typeen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record